Mengenal Anti Aging

Tanda penuaan di wajah mulai muncul? Produk krim wajah dengan jenis anti-aging tentunya akan menjadi primadona tersendiri bagi para wanita, terutama yang menginjak usia kepala tiga ke atas. Semakin dewasa usia, semakin berbeda pula produk perawatan wajah yang diperlukan. Kerutan, bintik hitam, warna kulit wajah belang, menjadi masalah umum bagi wanita usia matang. Bagaimana kandungan bahan krim anti-aging dapat mencegah proses penuaan pada kulit? Pertama, simak dulu penjelasan singkat tentang anti-aging berikut.

Apa sih anti-aging itu?

Anti-aging merupakan proses mencegah penuaan pada wajah. Ilmu kedokteran sudah lama melakukan penelitian terhadap cara pencegahan dan perawatan kulit agar tidak cepat menua. Kulit akan menua karena faktor usia dan faktor lingkungan yang mendominasi munculnya penuaan wajah. Salah satu cara pencegahannya, ya, dengan menggunakan krim anti-aging.

Efek penuaan pada wajah dapat diperlambat bahkan disamarkan. Namun, banyak produk yang dijual di pasar tidak semua mengandung bahan-bahan anti-aging terbaik. Nah, sekarang mari kita ketahui kandungan terbaik apa saja yang ada pada bahan krim anti-aging.

Apa saja bahan yang perlu ada di krim anti-aging?

1. AHA dan BHA

Kandungan AHA (alpha hydroxy acid) dalam bahan krim anti-aging, adalah kandungan yang baik untuk jenis kulit normal cenderung kering, sekaligus mengatasi kering akibat sinar matahari. AHA juga membantu kelembaban dan meningkatkan produksi kolagen yang sehat, serta memperhalus tekstur kulit yang tidak merata. Sedangkan kandungan BHA (beta hydroxy acid), baik untuk kulit normal cenderung berminyak.

2. Retinol

Retinol adalah kandungan zat yang terbuat dari vitamin A. Secara sederhana, fungsi retinol ini menyingkirkan sel-sel kulit mati pada wajah dengan cara pengelupasan kulit. Retinol juga telah terbukti meningkatkan produksi kolagen pada wajah yang bisa mengencangkan kulit wajah.

Setelah menggunakan retinol, Anda sebaiknya tidak erpapar sinar matahari langsung tanpa sunblock, karena matahari akan menimbulkan iritasi pada wajah. Jika setelah pemakaian krim anti-aging Anda terkena sinar matahari, retinol tidak akan bekerja secara baik. Maka biasanya krim anti-aging dengan kandungan retinol dianjurkan untuk digunakan pada malam hari atau sebagai krim malam.

3. Niacinamida

Niacinamida atau niasin merupakan sel vitamin B3 yang banyak ditemukan dalam daging, ikan susu, telur, sayuran hijau, pada sumber makan. Komponen ini vitamin B3 telah terbukti meningkatkan ceramide dan kadar bebas asam lemak di kulit. Fungsi utamanya mencegah kulit dehidrasi akibat paparan matahari dan merangsang sirkulasi udara dalam jaringan sel kulit. Niacinamida juga ampuh mengurangi dan mencegah jerawat pada kulit.

4. Vitamin E

Vitamin E  ini telah terbukti meningkatkan produksi kolagen (khususnya pada kulit wajah) serta dapat mengurangi kerut pada wajah. Kegunaan lainnya, vitamin E akan mengurangi munculnya perubahan warna kulit yang menjadi gelap dan tidak merata. Vitamin E yang sering terdapat pada pelembab juga ampuh melembabkan kulit dari efek kering terkena sinar matahari.

5. Vitamin C

Vitamin C adalah zat yang kaya akan manfaat. Tidak hanya bagi kesehatan, pada wajah juga tentunya. Meskipun vitamin C sangat baik untuk kekebalan tubuh, vitamin C juga punya segudang manfaat lainnya pada wajah. Antara lain, memproduksi kolagen, mencerahkan kulit wajah Anda sehingga terlihat lebih bersinar. Vitamin C bagus untuk menyembuhkan jerawat, karena pada dasarnya sifat vitamin C adalah menyembuhkan luka.

6. Avobenzone

Bila Anda melihat komposisi bahan krim anti-aging pada label belakang produk, umumnya mengandung bahan avobenzone. Avobenzon merupakan salah satu kandungan yang biasa terdapat pada sunblock. Avobenzone adalah bahan krim wajah yang mampu menghalangi sinar UVA. Untuk hasil yang maksimal, avobenzone biasanya dikombinasikan dengan zat benzofenon-3 atau oxybenzone untuk perlindungan terhadap sinar UVB.

7. Antioksidan

Krim anti-aging yang bagus harusnya mengandung zat antioksida dengan tujuan mencegah keriput, memperbaiki kerusakan jaringan kulit, serta menangkat radikal bebas dari polusi udara sehari-hari. Kandungan antioksidan yang banyak ditemui antara lain terdapat pada teh hijau dan esktrak biji anggur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

WhatsApp chat