Penyakit Bayi Baru Lahir yang Perlu diketahui - Info Positif
Depok Jaya
+6291219759518
mazpratono@gmail.com

Penyakit Bayi Baru Lahir yang Perlu diketahui

Penyakit Bayi Baru Lahir yang Perlu diketahui

Penyakit bayi baru lahir
Penyakit Bayi Baru Lahir
Penyakit bayi baru lahir

Penyakit Bayi Baru Lahir yang perlu diketahui bagi Ayah Bunda dan kita semua. Saat bayi lahir, tangisan pertama akan menandai kebebasannya. Selama minggu pertama, ada perubahan yang dialami si bayi untuk beradaptasi dengan kehidupan (lingkungan) . Pada saat yang bersamaan, daya tahan tubuh bayi sangatlah lemah sehingga ia akan rentan terhadap beberapa penyakit. Bayi baru lahir membutuhkan perlakuan khusus, karena sistem imun tubuh bayi baru lahir juga belum sempurna, sehingga rentan terkena infeksi bakteri penyakit.

Gangguan kesehatan pada bayi baru lahir harus segera ditangani dengan tepat, agar tidak menghambat tumbuh kembangnya. Mungkin tidak semua ibu tahu tentang apa saja jenis penyakit yang rentan menyerang bayi baru lahir. Agar lebih waspada, berikut penjelasan tentang penyakit bayi baru lahir.

1. Apnea

Lahir dengan bulan atau berat yang kurang bisa menyebabkan bayi prematur mengalami gangguan kesehatan. Salah satu gangguan kesehatan yang umum diderita oleh bayi prematur adalah sleep apnea.

 Apnea adalah kondisi yang membuat penderitanya berhenti bernapas selama kurang lebih 15-20 detik saat tidur. Selain berhenti bernapas ketika tidur, sleep apnea juga bisa ditandai dengan gejala kulit membiru, penurunan detak jantung, dan rendahnya kadar oksigen dalam tubuh. Jika sleep apnea pada bayi prematur ditangani dengan cepat, kondisi ini tidak akan membawa dampak buruk terhadap kesehatannya.

2. Penyakit kuning (Jaundice)

Penyakit kuning (Jaundice)
Penyakit kuning (Jaundice)

Kondisi bayi kuning ditandai dengan warna kuning pada kulit atau bagian putih mata bayi. Selain itu, bayi yang mengalami penyakit kuning biasanya memiliki urine yang berwarna kuning pekat, tinja berwarna pucat, serta telapak tangan dan kakinya pun menguning. Gejala bayi kuning ini biasanya muncul 2–3 hari setelah kelahiran dan bisa hilang dengan sendirinya dalam waktu 2 minggu. Namun, bila tidak kunjung membaik, kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya penyakit serius, seperti kerusakan otak, cerebral palsy, hingga hilangnya pendengaran.

3. Kolik

Kolik merupakan keluhan yang sering terjadi pada bayi baru lahir
Kolik merupakan keluhan yang sering terjadi pada bayi baru lahir

Kolik pada bayi adalah kondisi ketika bayi menangis hingga berjam-jam dan sulit untuk ditenangkan. Meski terlihat mengkhawatirkan, kondisi ini wajar untuk dialami bayi baru lahir dan tidak dianggap sebagai gangguan kesehatan.

Pada bayi didefinisikan sebagai tangisan yang berlangsung lebih dari 3 jam dalam sehari dan terjadi setidaknya selama 3 hari dalam seminggu. Biasanya bayi menangis di siang atau sore hari.

4. Distensi Perut

Distensi abdomen atau kembung
Distensi abdomen atau kembung

Distensi perut atau abdomen adalah penumpukan zat (gas atau cairan) di dalam perut. Penumpukan tersebut menyebabkan perut atau pinggang mengembung hingga ukurannya melebihi lingkar normal. Kejadian ini biasanya merupakan gejala dari suatu penyakit atau adanya pengurangan fungsi anggota tubuh.

5.) Gumoh

Gumoh sering terjadi pada bayi baru lahir
Gumoh sering terjadi pada bayi baru lahir

Gumoh adalah keluarnya cairan, susu, atau makanan yang baru saja ditelan. Dalam istilah medis, gumoh ini disebut dengan refluks. Kondisi ini normal dialami bayi karena kerongkongannya yang belum berkembang sepenuhnya dan ukuran lambung bayi yang masih kecil.

6.) Anemia

Anemia pada bayi baru lahir
Anemia pada bayi baru lahir

Anemia adalah kondisi di mana kadar hemoglobin dan sel darah merah berada di bawah rentang normal. Pengertian yang sama juga berlaku untuk anemia pada bayi. Salah satu jenis anemia yang paling sering dialami oleh bayi adalah anemia akibat kekurangan zat besi.

Beberapa gejala yang dapat muncul saat bayi mengalami anemia adalah kulitnya terlihat pucat, bayi tampak lesu dan tidak bersemangat, nafsu makannya menurun, dan tumbuh-kembangnya melambat.

***

Penyakit-penyakit tersebut di atas memang biasa dan mungkin terjadi pada bayi Anda sejak lahir hingga usia-usia tertentu. Tidak perlu panik, tapi jika kondisi semakin parah dan Anda harus waspada, sebaiknya segera bawa ke dokter.

Catatan: Gumoh adalah aliran balik isi lambung ke dalam kerongkongan dan dikeluarkan melalui mulut yang berlangsung secara involunter. (IDAI)

Baca juga: Juknis Pelayanan Imunisasi Pada Masa Pendemi Covid-19